pada dasarnya apa yang dia (Trump) tawarkan kepada Iran sangat sederhana
Washington (KABARIN) - Wakil Presiden Amerika Serikat J. D. Vance menyatakan bahwa Presiden Donald Trump tengah mengupayakan kesepakatan menyeluruh dengan Iran, bukan sekadar perjanjian terbatas.
Berbicara dalam sebuah acara di Georgia, Selasa (14/4), Vance menyebut negosiasi yang berlangsung saat ini merupakan bagian dari strategi lebih luas, seiring dengan gencatan senjata yang telah berjalan hampir sepekan.
"Yang menarik tentang ini adalah kita memiliki gencatan senjata yang sudah berjalan, saya pikir enam atau tujuh hari sekarang. Gencatan senjata itu masih bertahan," kata Vance.
Ia menegaskan bahwa Trump menargetkan kesepakatan besar dalam hubungan dengan Iran.
"Dia (Trump) ingin membuat kesepakatan besar dan pada dasarnya apa yang dia tawarkan kepada Iran sangat sederhana. Dia mengatakan bahwa 'jika Iran bersedia bertindak seperti negara normal, maka kami bersedia memperlakukan Iran secara ekonomi seperti negara normal'. Trump tidak menginginkan kesepakatan kecil," jelasnya.
Sebelumnya, perundingan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan belum menghasilkan kesepakatan. Pembicaraan tersebut merupakan bagian dari upaya menghentikan konflik antara AS-Israel dan Iran yang telah berlangsung sejak akhir Februari.
Vance mengakui kesepakatan akhir belum tercapai, salah satunya karena tuntutan AS agar Iran tidak memiliki senjata nuklir.
"Presiden (Trump) benar-benar menginginkan kesepakatan di mana Iran tidak memiliki senjata nuklir," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa proses negosiasi akan terus berlanjut dan diharapkan membawa dampak positif bagi dunia.
"Kami akan terus bernegosiasi. Ini akan sangat baik bagi dunia, negara kami, dan semua pihak," katanya.
Sementara itu, Trump juga optimistis pembicaraan langsung dengan Iran dapat segera dilanjutkan dalam waktu dekat, meski diakui masih terdapat ketidakpercayaan antara kedua pihak.
"Anda tidak bisa menyelesaikan masalah itu dalam semalam, tetapi kami bernegosiasi dengan itikad baik dan akan terus melakukannya," ujar Vance.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026